Powered By Blogger

Rabu, 17 November 2010

ABSTRAK



Indonesia ialah negara yang penduduk nya bisa dikatakan negara yang penduduk nya tersbesar ke 3 sedunia,yang memiliki potensi besar dalam setiap peluang usaha.usaha yang berbentuk mikro maupun usaha yang makro,terkadang diantara rakyat tak menyadari bahwa indonesia kaya akan segala hal sumber daya alam yang ada.
Dari fakta yang ada,setiap peluang peluang usaha yang diciptakan oleh rakyat-rakyat kecil indonesia tiada arti karena mereka tak begitu sepenuhnya mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat,dimana bisa dilihat dari kasat mata maupun hal yang ada yang terjadi di pedaleman perdesaan disetiap kota besar indonesia.
Peranan pemerintah belum sepenuhnya terasakan oleh kalangan-kalangan menengah kebawah,dari sisi modal maupun pembelajaran mengenai usaha yang ada.akan tetatpi banyak diantaranya peranan yang dibuat oleh pemerintah ataupun kebijakan-kebijakan itu bersifat sementara.dikarenakan banyak dari beberapa orang yang masih belum bisa sadar bahwa uang itu harus mengalir ke orang yang membutuhkan.yang memang punya niat baik untuk merubah hidupnya jadi lebih baik
Beberapa contoh pemerintah ikut ambil serta dalam setiap usaha masyarakat indonesia.dari bidang jasa maupun dari bidang produksi,semua bersifat sementara
Dari UKM,ASURANSI untuk para tenaga kerja yang berada di luar negeri,KUR,semua peranan maupun kebijakan yang dibuat belum tepat pada sasaran.masih butuh lebih besar perjuangan lagi untuk bisa tepat pada sasaran yang ada.
Realita yang ada di pusat belum seperti yang ada di daerah daerah yang mungkin daearah tersebut butuh dorongan butuh motivasi.banyak diantara yang ada bahwa indonesia bisa menjadi macan asia yang bisa mengalahkan china yang sekarang memiliki gelar tersebut.
                Asalkan semua mau bekerja sama dengan baik dan benar,tidak ada lagi permainan polotik yang ada yang hanya bisa menipu dan membodohi rakyat.indonesia akan menjadi macan dunia lagi andai kata indonesia bisa mengenal kesalahan yang ada bukan tetapi mengulang kesalahan yang ada.

Satelit Telkom-3 Diluncurkan Tahun 2012

Satelit Telkom-3 Diluncurkan Tahun 2012
JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memperkokoh posisinya sebagai pemain terkemuka di bisnis telekomunikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berniat meluncurkan satelit Telkom-3 pada tahun 2012. Satelit senilai 170 juta dollar AS tersebut, disiapkan sebagai pengganti satelit Telkom-2.
Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno berharap, keberadaan satelit baru itu membantu Telkom merangkul pelanggan baru. Di pasar seluler, jumlah pelanggan TLKM per akhir September 2010 bertambah 17 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 93 juta pelanggan. Sedang penggguna internet tumbuh 56 persen year on year (yoy) dari 979.000 menjadi 1,5 juta pelanggan. Adapun pelanggan CDMA (Flexi) naik 13 persen menjadi 16,8 juta pelanggan.
Saat ini, Telkom masih menguasai pangsa pasar telekomunikasi domestik. Perinciannya, 99 persen pasar sambungan tetap (fixed line), 57 persen untuk fixed wireless, seluler 47 persen, serta layanan data dan internet hingga 70 persen.
Satelit bersama Selain Telkom-3, Telkom juga akan meluncurkan satelit baru bekerjasama dengan PT Indosat Tbk. Di bursa saham, sempat beredar spekulasi rencana peluncuran ini batal. Namun isu pembatalan itu dibantah Telkom maupun Indosat.
Vice President & Marketing Communications Telkom Eddy Kurnia mengatakan, proyek kerjasama satelit tetap berjalan sesuai dengan nota kesepahaman yang telah diteken kedua perusahaan.

Lubang Hitam Baru

Washington (ANTARA/Reuters) - Satu ledakan bintang pada 30 tahun yang lalu di dekat galaksi diduga menciptakan lubang hitam baru, demikian laporan para ahli astronomi, Senin.
Pengamatan yang dilakukan melalui sinar infra mengatakan supernova yang dijuluki SN 1979C merupakan lubang hitam yang sedang terbentuk, ujar sebuah regu ahli astronomi yang berasal dari Amerika Serikat dan Eropa.
"Jika perkiraan kami benar, itu merupakan contoh terdekat bagi pengamatan penciptaan sebuah lubang hitam," ujar seorang ahli Astrofisika dari Harvard-Smithsonian Center di Massachusetts, Daniel Patnaude, yang memimpin penelitian itu.
Seorang ahli astronomi amatir dari Maryland, Gus Johnson, menemukan supernova pada 1979 di tepi sebuah galaksi yang bernama M100, kemudian para ahli astronomi lain meneliti hal tersebut setelah penemuannya. Cahaya dan sinar infra dari pecahan telah memakan waktu selama 50 juta tahun untuk menuju ke bumi dengan kecepatan cahaya sebesar 300.000 kilometer per-detik atau sekitar 10 triliun kilometer per-tahunnya.
Pusat Pengamatan Sinar Infra Chandra milik NASA, Badan Antariksa Eropa XMM-Newton, dan Pusat Pengamatan Rosat milik Jerman telah menyaksikan bahwa itu memancarkan sumber sinar infra stabil yang terang.
Analisis sinar infra mendukung ide bahwa benda yang diamati merupakan lubang hitam dan itu juga akan menarik masuk benda yang jatuh dari sebuah supernova atau mungkin dari bintang kembar, ujar para ahli astronomi.
Para ilmuwan percaya bahwa lubang hitam dapat tercipta melalui beberapa cara yang dalam hal ini karena sebuah bintang yang berukuran sekitar 20 kali massa dari Matahari yang akan menjadi supernova dan kemudian meledak menjadi beberapa benda yang padat yang menghisap benda-benda di sekitarnya kedalam inti lubang hitam itu.