Negara: Afrika Selatan
Nama beken: South Africa imoetz
Ibukota: Capetown
Kota terkenal: Johhanesburg, Klaten
Lagu kebangsaan: Belum diketahui
Sejarah singkat: Apartheid merupakan kebijakan pemerintah Afrika Selatan untuk memisahkan ras secara kaku. Kata "apartheid" dulunya berasal dari bahasa Tagalog "apat va cong" yang berarti "anda dicurigai bencong". Tapi karena mereka menganut faham Klaimisme bikinan salah satu negara tetangga, maka apat va cong itu diplesetkan jadi apartheid dibuku sejarah dunia, setelah menyekap juru ketiknya diruang hampa udara selama 3kali puasa 3kali lebaran. Oke! Saya tahu itu ngaco sekali. Lupakan saja soal bencong itu.
Politik Apartheid berlaku di Afsel dari tahun 1948-1991. Minus 2010 tahun.
Dalam politik ini bangsa Afsel dibagi menjadi 4 gol ras:
1. Ras hitam
2. Ras putih
3. Ras asia
4. Ras bewarna campuran, termasuk diantaranya yang memiliki motif kulit polkadot, stripes, atau batik cirebon.
Dlm politik Apartheid dharuskan terdapat pemisahan dlm perumahan, pendidikan, lap kerja, sarana umum, sarana transportasi, pantai, wc umum, pegunungan, bahkan di rawa-rawa.
Yang paling kontroversial dari kebijakan diskriminatif ini adalah larangan pemain kulit hitam menjadi anggota klub olahraga. Afsel pernah diboikot dunia internasional dalam berbagai pertandingan olahraga karena hal itu. Untung saja politik itu sudah dihapus, kalau tidak, mana mungkin ada Zakumi dan Jabulani. Mari kita kalungkan medali buat Afrika Selatan atas prestasinya itu! HORE!! Mungkin Indonesia perlu mencontoh tehniknya, jadi kita bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2321. Itu juga kalau belum kiamat. Hahaa ayo kita REG MAMA terlebih dahulu supaya diberi petunjuk.
:D
Nama beken: South Africa imoetz
Ibukota: Capetown
Kota terkenal: Johhanesburg, Klaten
Lagu kebangsaan: Belum diketahui
Sejarah singkat: Apartheid merupakan kebijakan pemerintah Afrika Selatan untuk memisahkan ras secara kaku. Kata "apartheid" dulunya berasal dari bahasa Tagalog "apat va cong" yang berarti "anda dicurigai bencong". Tapi karena mereka menganut faham Klaimisme bikinan salah satu negara tetangga, maka apat va cong itu diplesetkan jadi apartheid dibuku sejarah dunia, setelah menyekap juru ketiknya diruang hampa udara selama 3kali puasa 3kali lebaran. Oke! Saya tahu itu ngaco sekali. Lupakan saja soal bencong itu.
Politik Apartheid berlaku di Afsel dari tahun 1948-1991. Minus 2010 tahun.
Dalam politik ini bangsa Afsel dibagi menjadi 4 gol ras:
1. Ras hitam
2. Ras putih
3. Ras asia
4. Ras bewarna campuran, termasuk diantaranya yang memiliki motif kulit polkadot, stripes, atau batik cirebon.
Dlm politik Apartheid dharuskan terdapat pemisahan dlm perumahan, pendidikan, lap kerja, sarana umum, sarana transportasi, pantai, wc umum, pegunungan, bahkan di rawa-rawa.
Yang paling kontroversial dari kebijakan diskriminatif ini adalah larangan pemain kulit hitam menjadi anggota klub olahraga. Afsel pernah diboikot dunia internasional dalam berbagai pertandingan olahraga karena hal itu. Untung saja politik itu sudah dihapus, kalau tidak, mana mungkin ada Zakumi dan Jabulani. Mari kita kalungkan medali buat Afrika Selatan atas prestasinya itu! HORE!! Mungkin Indonesia perlu mencontoh tehniknya, jadi kita bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2321. Itu juga kalau belum kiamat. Hahaa ayo kita REG MAMA terlebih dahulu supaya diberi petunjuk.
:D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar